Matahari bukannya tidak mungkin mengganti laser yang selama ini digunakan untuk merawat kanker. Menurut Jeffrey Gordon, peneliti dari Ben-Gurion University di Negev, Israel, sebagimana laser medis,......... laser tenaga surya juga dapat membunuh jaringan kanker.
Kemungkinan ini menurut Gordon, akan membantu rumah sakit yang tidak sanggup membeli peralatan laser yang penggunaannya tergantung listrik. Dalam laporannya pada jurnal Applied physics Letters, Gordon dan rekan mengatakan bahwa laser tenaga surya dapat menyalurkan tenaga antara 5 hingga 8 watt sebagaimana tenaga yang dikeluarkan laser medis. Terapi laser untuk kanker mencakup penggunaan sinar berintensitas tinggi untuk menghancurkan sel - sel kanker. Penyinaran dapat digunakan untuk menghilangkan simtom kanker seperti pendarahan atau sumbatan, atau menghancurkan tumor.
Sistem penyinaran bertenaga surya digunakan dengan penghimpunan sinar yang diletakkan di luar jendela laboratorium. Sebuah cermin mengumpulkan sinar matahari, menyalurkan sinar tersebut ke cermin datar kecil di atas piringan, lalu meneruskan tenaga surya itu melalui kabel serat optik ke laboratorium. Dalam uji coba menggunakan hati ayam dan tikus, periset mengaku berhasil menghancurkan dan membunuh sejumlah lapisan sebanyak bila mereka menggunakan laser medis. "Dalam beberapa menit kami berhasil membunuh beberapa sentimeter kubik lapisan di hati hanya dengan beberapa watt tenaga radiasi," ujar Gordon. Gordon sudah berunding untuk menjual temuannya ke sebuah pabrik untuk diperbanyak dan dijual ke pasar. Sayangnya, "Alat ini hanya bisa digunakan pada cuaca yang cukup banyak sinar matahari dengan langit yang jernih."Katanya.
(kutipan dari Tabloid Senior 213)
Sabtu, 09 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar